Minggu, 16 Agustus 2009

Cacat pun bukan masalah bagiku

Diposting oleh Miaow Cat

Seorang bapak mempunyai beberapa ekor anak anjing yang akan dijualnya. Dia menawarkan anak-anak anjing tersebut dengan menempelkan tulisan di pohon2 di pinggir jalan sekitar rumahnya. Ketika dia sedang memasang tulisan tersebut, dia merasakan tarikan pada celananya. Dia menoleh dan melihat seorang anak lelaki kecil. "Pak," anak itu berkata, "Saya ingin membeli salah satu anak anjing bapak." "Yah," kata bapak itu, sambil mengusap keringat di lehernya, "Anak-anak anjing ini berasal dari keturunan yang bagus dan cukup mahal harganya." Anak itu tertunduk sejenak, kemudian merogoh ke dalam saku bajunya, Ia menarik segenggam uang receh dan menunjukkannya kepada bapak itu. "Saya punya tujuh belas ribu rupiah. Apakah ini cukup untuk membelinya?" "Tentu," kata bapak itu yang kemudian bersiul, "Dolly, Dolly!" panggilnya. Dolly, ibu anjing, berlari mendekat diikuti oleh anak-anaknya.

Si anak laki-laki tersebut menempelkan wajahnya ke pagar, matanya bersinar-sinar. Sementara anjing-anjing tersebut berlarian menuju pagar, perhatian anak laki-laki tersebut beralih pada sesuatu yang bergerak. Perlahan keluarlah seekor anak anjing, lebih kecil dari yang lain. Ia berlari dan terpeleset. Kemudian dengan terpincang-pincang berlari, berusaha menyusul yang lain. "Aku mau yang itu," kata si anak, menunjuk pada anak anjing yang kecil itu. Sang bapak berjongkok di sampingnya dan berkata, "Nak, kau tidak akan mau anak anjing yang itu, dia tidak akan bisa berlari dan bermain bersamamu seperti yang bisa dilakukan anak-anak anjing lainnya. "Anak itu melangkah menjauh dari pagar, lalu menggulung celana di salah satu kakinya, memperlihatkan penguat kaki dari logam yang melingkari kakinya hingga sepatu yg dibuat khusus untuknya. Ia memandang sang bapak, dan berkata, "Bapak lihat, saya juga tidak bisa berlari, dan anak anjing itu memerlukan seseorang yang memahaminya."

Dunia penuh dengan orang-orang yang memerlukan seseorang lain yang mau memahaminya.

(Catatan. Baru-baru ini di Thailand, gajah yang kakinya buntung membuat banyak orang menjadi jatuh kasihan dan menggalang dana untuk membuatkan kaki palsu buat si gajah. Sekarang gajah tersebut sudah mempunyai kaki palsu, dan ini menjadi berita dunia karena untuk pertama kalinya di dunia ada seekor gajah memakai kaki palsu dan membuat kaki palsu buat gajah tentunya bukan perkara mudah. Di Inggris, seekor pingguin diberi baju hangat karena buluhnya rontok. Kalau binatang saja manusia (di Negara orang) begitu peduli, apakah kita juga tidak tertarik memperhatikan sesama kita yang kesulitan. Ini mungkin bisa jadi renungan di hari Kemerdekaan. Merdeka!)

0 komentar: