Sabtu, 08 Agustus 2009

Tuhan menggendong kita

Diposting oleh Miaow Cat

Tak Gendong... Kemana-mana
Tak Gendong... Kemana-mana

Welah Dalah...!
Seluruh penjuru Saint Mary International High School terdengar potongan tembang itu nih!
Nggak Student, Teacher, Library Keeper, bahkan Security pun nyayiin lagu itu!
Yang bikin aku habis pikir itu, kok saat Mbah Surip meninggal baru pada nyadar kalo lagunya bagus, seperti saat Michael Jackson meninggal, Singing Test pun semua menyanyi lagu MJ... Kebanyakan Heal The World. Kalo Alto sih, nyanyi lagunya Celine Dion, My Heart Will Go On (Kata Rani, so sweet...)

Tak Gendong... Kemana-mana
Tak Gendong... Kemana-mana

Menggendong, biasa kita lakukan pada sesuatu atau seseorang yang kita sayangi, kita pedulikan, atau kita rindukan dan kita hargai sungguh.
Menggendong bukan sekedar membawa, memindahkan tetapi memiliki makna lebih supaya yang kita gendong itu aman, selamat, bahagia, terlindungi karena begitu berharga. Syair yang sederhana itu, mengangkat kesadaran kita Tuhan yang begitu sayang, begitu peduli dan begitu mengasihi kita anak-anak-Nya.

Pada suatu malam, seseorang bermimpi berjalan dengan Tuhan menyusuri pantai yang indah. Di langit tergambar berbagai peristiwa masa lampau hidupnya. Setiap kali dia melihat, ada dua pasang jejak kaki di pasir, satu pasang jejak kaki miliknya dan satu pasang lagi milik Tuhan.

Dalam perjalanan itu dia melihat terkadang hanya ada satu pasang telapak kaki saja. Ketika dia mengingat-ingat, justru saat itulah dia sedang mengalami masa yang paling sulit, menyedihkan dan tak ada harapan.

Melihat perjalanan itu, dia merasa jengkel dan kecewa, dia mengeluh kepada Tuhan dan berkata: "Tuhan, Engkau pernah berkata kepadaku bahwa bila aku memutuskan mengikuti-Mu, Engkau akan selalu menyertaiku! Tapi aku melihat sekarang, justru pada saat-saat paling sulit dalam hidupku, cuma ada jejak satu pasang telapak kaki. Aku tidak mengerti mengapa Engkau meninggalkan kustru pada saat aku membutuhkan-Mu!!!"
Tuhan Menjawab: "Anak-Ku, Aku tidak pernah meninggalkanmu! Kamu hanya melihat jejak satu pasang kaki, karena justru pada saat-saat sulit itulah.... Aku menggendongmu!"

Kita selalu digendong Tuhan ketika saat yang teerrrrsulit datang dan terlihat tak ada harapan lagi. 'Tak Gendong... ke mana-mana. 'Tak Gendong... ke mana-mana. Enah, tho? Mantep, tho?
Alami, Rasakan, Syukuri, dan Jangan dipungkiri!

Tuhan selalu bersamamu, selalu...

0 komentar: